Connect with us

TNI-Polri

Prajurit Secata Putra Papua Jadi TNI AD

Published

on

Prajurit Secata atau Siswa Sekolah Calon Tamtama TNI AD mengikuti pelantikan dan pengambilan Sumpah dalam Upacara Penutupan Pendidikan

JAYAPURA, CAKRATARA – Setelah menempuh pendidikan selama 5 Bulan di Rindam XVII/Cenderawasih, 594 mantan Prajurit Secata atau Siswa Sekolah Calon Tamtama TNI AD mengikuti pelantikan dan pengambilan Sumpah dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gel. II TA 2020 OV TA 2021, Sabtu (10/4/2021).

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus memimpin pelantikan dan penyumpahan secara virtual di Aula Tonny A Rompis Makodam XVII/Cenderawasih dan di Gedung Serbaguna Rindam XVII/Cenderawasih dengan mempedomani aturan protokol kesehatan (Prokes).

Dalam amanatnya Pangdam mengucapkan selamat dan sukses kepada mantan Prajurit Secata yang telah dilantik sebagai Prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua.

“Selamat dan sukses kepada Mantan Prajurit Siswa yang telah dilantik menjadi Prajurit TNI AD dan berhak menyandang pangkat Prajurit Dua,” ucap Pangdam.

Selanjutnya Pangdam memberikan beberapa penekanan kepada para mantan siswa untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan YME dan juga menjaga loyalitas sebagai prajurit TNI AD kepada NKRI dan sekaligus menjaga nama baik TNI AD dimanapun berada.

Advertisement

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan untuk meningkatkan semangat, motivasi, disiplin dan jiwa korsa serta tekat yang bulat untuk menjadi prajurit TNI AD yang profesional.

“Jadilah prajurit yang selalu mencintai dan dicintai rakyat. Hindari sikap dan perilaku yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat serta merusak citra TNI AD,” pungkas  Jenderal Bintang Dua di Kodam XVII/Cenderawasih.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Ignatius Yogo juga menekankan agar para prajurit yang dilantik untuk mengasah terus pengetahuan dan keterampilan yang telah ditempuh selama menjalani pendidikan, agar menjadi prajurit yang tangguh, tanggap, tanggon dan trengginas sehingga menjadi pengawal tetap berkibarnya bendera Merah Putih dan menjaga kedaulatan NKRI.

“Pegang teguh sumpah yang telah diucapkan karena sumpah adalah janji suci seorang prajurit yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Esa. Jadikan landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian sebagai prajurit TNI AD,” tutup Pangdam.

Asep Supena
Cakratara.com

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications