Connect with us

Nusantara

Korkab PKH Lebak Blusukan Pastikan KPM Terima Bantuan

Published

on

Korkab Lebak Sulaeman Apandi dan Akhmad Nouvan Hidayat melakukan blusukan ke rumah Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan

LEBAK, CAKRATARA – Korkab Lebak Sulaeman Apandi dan Akhmad Nouvan Hidayat melakukan blusukan ke rumah Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kampung Wanti, Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Sabtu (10/4/2021).

Koordinator Program Keluarga Harapan (Korkab PKH) Lebak Sulaeman Apandi mengatakan, setelah pencairan PKH Tahap-2 tahun 2021 dirinya sengaja turun langsung ke rumah Keluarga Penerima Manfaat untuk memastikan bahwa Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan menerima bantuan secara utuh dan digunakan untuk kebutuhan anaknya.

“Kemarin itu kan di akhir Maret bantuan PKH tahap-2 tahun 2021 sudah masuk, jadi saya memastikan agar KPM ini menerima dengan utuh sesuai dengan komponen nya” ungkap Sulaeman Apandi pada media.

Seperti yang diketahui bersama bahwa nilai bantuan PKH per tahun  adalah Bantuan untuk Ibu  Hamil dan Balita Rp. 3.000.000 Per tahun, Untuk Anak SD Rp. 900.000 Per Tahun, Untuk Anak SMP 1.500.000 Per Tahun, Untuk Anak SMA Rp. 2.000.000 Per Tahun, sementara untuk Lansia dan Disabilitas berat Rp. 2.400.000/tahun. Dan disalurkan nya sebanyak 4 kali dalam setahun.

“Alhamdulilah tadi saya cek, bantuan Program Keluarga Harapan sudah sesuai,” jelasnya.

Sementara, Rusmini KPM PKH yang rumahnya dikunjungi oleh Korkab Lebak, dan memiliki anak kelas 3 SMA mengungkapkan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya bantuan  PKH.

“Alhamdulillah pak, uangnya sudah saya ambil Rp.500.000, saya merasa terbantu dengan adanya bantuan PKH ini,” ucapnya.

Masih di tempat yang sama, Akhamd Nouvan Hidayat, Korkab PKH Lebak berpesan kepada Rusmini agar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di simpan dengan baik dan jangan di berikan ke siapapun, serta jika ada yang minta uang jangan di kasih.

“Bu, Kartunya simpan ya jangan sampai hilang, dan kalau ada orang yang minta uang jangan di kasih”, katanya pada ibu Rusmini.

Sebelum berpamitan dia juga berpesan agar kita selalu bersyukur dengan apa yang kita dapatkan hari ini dan agar menjalani hidup dengan semangat.

(Red/Kos)
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Ormas Kabandungan Jalin Persatuan Bentuk Forum OSS

Published

on

(Ormas) di Kecamatan Kabandungan membentuk Forum Organisasi Sepakat Sepaket (OSS) mengantisipasi adanya perselisihan bahkan bentrokan.

SUKABUMI, CAKRATARA – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kecamatan Kabandungan membentuk Forum Organisasi Sepakat Sepaket (OSS). Pembentukan OSS mengantisipasi adanya perselisihan bahkan bentrokan.

Selain itu, kebersaamaan dan fungsi Ormas Kecamatan Kabandungan khususnya, dijalankan dengan baik adanya duduk satu meja mengedepankan persatuan dipastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Adapun pembentukan Forum Sepakat Sepaket (OSS) pada Rabu (16/5/21) di antaranya tergabung beberapa ormas seperti, AMS, BBRP, BPKB, PP, FKKPI, dan paguyuban Sapu Jagat.

“Dalam forum ini kami mengedepankan persatuan, persaudaraan dan kepedulian. Dengan mengedepankan aspek aspek tersebut kami dapat merasakan suasana yang luar biasa berbeda bendera ormas tapi satu bendera merah putih,” kata Otoy Iskandar selaku pencetus pembentukan dan juga sebagai wakil ketua di forum OSS.

“Musyawarah dalam memutuskan satu masalah ataupun musyawarah dalan menentukan suatu keputusan senantiasa akan dilakukan,” lanjutnya.

Hermawan alias koncleng yang menduduki Ketua OSS memaparkan,
Sebagai organisasi yang di dalam tujuan utamanya sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat lebih pada kepedulian untuk kepentingan masyarakat.

“Saat ini kami bisa membuktikan kalau ormas di wilayah Kecamatan Kabandungan bersatu,” kata Ketua OSS Hermawan alias Koncleng.

Dalam komentar lainya, Iqbal dari Paguyuban Sapu Jagat yang termasuk dalam Forum OSS merasakan kesan adanya OSS. Dengan adanya forum ini dirinya juga merasakan suasana keakraban yang sangat luar biasa.

Forum organisasi sepakat sepaket (OSS) membuktikan kalau persatuan itu lebih penting dan berharga dari segalanya,” tutupnya.

Nandang Setiawan (Meionk)
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Kalapas Rangkasbitung Terima Hibah Benih Lele dari Dinas Perikanan

Published

on

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Rangkasbitung menerima hibah benih Ikan lele dan pakan dari Dinas Perikanan Kabupaten Lebak

LEBAK, CAKRATARA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Rangkasbitung menerima hibah benih Ikan lele dan pakan dari Dinas Perikanan Kabupaten Lebak. Benih tersebut akan dilakukan budidaya perikanan di kolam seluas 540 meter persegi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang berlokasi di Kp. Sumurbuang Cibadak.

Secara simbolis, pada Rabu (16/5/21) Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Lebak memberikan hibah benih ikan lele sebanyak 10.000 ekor ukuran 8-9 cm dan lengkap pakan ikannya sekitar 1 Ton.

Alhamdulillah ya, hibah ini tentu akan sangat bermanfaat dan dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi pembinaan dan pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi ini, WBP yang berasimilasi terbukti memiliki potensi, potensi menghasilkan karya-karya dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Budi Kalapas Rangkasbitung kepada Rombongan Dinas Perikanan Lebak.

Kalapas mengapresiasi dukungan dan kerjasama yang baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak terutama Dinas Perikanan.

“Kita ingin buat bangga Pemda Lebak, ada tempat yang mampu menghasilkan produk unggulan dan menjadi pusat Pembinaan, semakin lengkap sekarang di SAE, ada Sentra Pertanian, Sentra Peternakan dan sekarang teralisasi sentra Perikanan, kedepan kami terus progress agar terwujud menjadi Agribisnis dan Agrowisata yang menjadi kebanggan masyarakat Lebak dan tentu semua stakeholder harus turut mensupportnya” pungkas Budi sapaan akrabnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Kalapas Rangkasbitung, Kabid Pengeloaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Lebak, Ibu Winda menyampaiakan apresiasi, dukungan dan harapanya semoga dari hibah ini menjadi stimulus budidaya yang berhasil kedepannya.

“Perkembangan di SAE dari waktu ke Waktu sudah luar biasa, sudah lengkap juga budidayanya, dan kami juga turut bangga menjadi salah satu untuk terus mendukung pengambanan keberadaan SAE ini, semoga apa yang dicita-citakan menjadi Pusat Agrowisata di Lebak tercapai, tentu akan menjadi suatu kebanggan Kabupaten Lebak, dan yang paling penting menjadi satu wahana PASTI dalam pembinaan nyata kepada para WBP, Insyallah kami akan terus dukung tujuan positif tersebut,” tutup Winda penuh harap.

Wahid Abdullah
Cakratara

 

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending