Connect with us

Nusantara

Kipang Apresiasi Aspeta Geruduk Dina PUPR

Published

on

Kipang apresiasi kepada Aliansi Sadar Pembangunan Tangerang (Aspeta) pasca menggeruduk Dinas PUPR terkait keterbukaannya informasi publik

LEBAK, CAKRATARA – Kipang Apresiasi kepada Aliansi Sadar Pembangunan Tangerang (Aspeta) pasca menggeruduk Dinas PUPR terkait keterbukaannya informasi publik yang berlangsung aksinya pada Kamis (8/4/2021).

Komite Independen Penyelamat Anak Bangsa (Kipang) memberikan Kipang Apresiasi dan dukungan kepada Aliansi Sadar Pembangunan Tangerang (Aspeta) atas kepeduliannya terhadap pembangunan di Kota Tangerang.

Koordinator Komite Independen Penyelamat Anak Bangsa (Kipang), Haris menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap gerakan anak anak muda yang peduli tentang pembangunan di Kota Tangerang.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap gerakan anak-anak muda yang peduli tentang pembangunan di Kota Tangerang,” katanya.

Lebih lanjut, Koordinator Kipang, Haris mengatakan, sebagai sosial kontrol masyarakat wajib hukumnya sebab semua sudah diatur oleh Undang-undang tentang peran serta masyarakat sebagi sosial kontrol pembangunan negara.

“Termasuk terkait lelang itupun wajib kita awasi, sebab disitulah kebocoran kebocoran uang negara terjadi jika cara menentukan pemenang lelangnya dipaksakan,” jelas Haris selaku Koordinator Komite Independen Penyelamat Anak Bangsa.

Sebagai contoh, kata Haris, seharusnya pemenang lelang ada pada urutan 1 sampai tiga, tapi dengan berbagai cara bagian verifikasi memenangkan yang urutan 10 jauh dalam prosentase penawaran.

“Katakanlah urutan 1 menawar turun 9% dari pagu yang ditawarkan sementara urutan 10 hanya turun 2,5% dan yang dimenangkan yang turun 2,5%, nah ini ada apa,” ujar Haris.

Sebagai masyarakat, kata Haris, semua elemen juga berhak mempertanyakan masalah itu. Sebab kata dia, disitu ada perbedaan 6,5 persen jika pagu yang ditawarkan puluhan milyar.

“Semua elemen juga berhak mempertanyakan masalah itu, disitu ada perbedaan 6,5 persen jika pagu yang ditawarkan puluhan milyar,” kata Haris.

“Kan banyak juga anggaran yang diselewengkan, dan biasa nya jika ada selisih seperti itu pasti akan ada konsensus pengondisian di segala lini,” imbuh Haris

Untuk itu, dalam hal ini dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi aksi yang kemarin terjadi.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi aksi yang kemarin terjadi,” tandasnya.

“Oleh sebab itu mari kita sama sama kontrol pembangunan di Kota Tangerang yang kita cintai ini,” tutupnya.

Gunawan Belong
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Camat Kalapanunggal Adakan Sosialisasi PPKM Mikro

Published

on

memutus penyebaran Covid19, Camat Kecamatan Kalapanunggal sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro

SUKABUMI, CAKRATARA – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid19, Camat Kecamatan Kalapanunggal mengadakan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (21/6/21).

Sosialisasi PPKM berskala mikro yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut mengingat semakin meningkatnya penyebaran Covid19 di daerah Jawa Barat yang mencapai kenaikan 49% kasus Covid19. Menyikapi hal itu penting mensosialisasikan penerapan PPKM berskala mikro yang akan dilakukan setiap wilayah.

Di sisi lain, sesuai arahan Bupati Sukabumi yang menegaskan untuk lebih benar benar dalam menyikapi dan memutus penyebaran Covid19. Maka pentingnya zona daerah di tiap tingkatan dijadikan basis pengendalian.

Hal ini mengacu pada surat keputusan Bupati Sukabumi sosialisasi PPKM mikro harus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah setempat.

Camat Kalapanunggal, Arip Solihin dengan rasa penuh tanggung jawab pada kesehatan masyarakat di wilayah yang dipimpinya mengambil langkah cepat untuk segera mensosialisasikan PPKM berskala mikro dengan mengundang jajaran kepemerintahan dan perwakilan kepala sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Kalapanunggal.

“Dengan adanya sosialisasi PPKM berskala mikro saya berharap masyarakat lebih peduli dan menyadari pentingnya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19,” kata Camat Arip.

Dikatakan Camat Kalapanunggal, dengan terputusnya mata rantai Covid19 ini perekonomian masyarakat yang saat ini terpuruk akan kembali pulih lagi.

Camat Arip juga juga menghimbau kepada pihak sekolah untuk tidak mengadakan kenaikan kelas dengan acara hiburan dan juga dilarang mengadakan acara rekreasi.

“Dengan adanya sosialisasi PPKM berskala mikro ini saya berharap dan menegaskan kepada Jajaran Pemerintah Desa untuk segera melaksanakan sosialisasi juga kepada masyarakatnya,” tutup Arip.

Dani Ramdani
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Aksi Solidaritas Wartawan Desak Polisi Tangkap Pembunuh Marshal

Published

on

Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media

PEMATANGSIANTAR, CAKRATARA – Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media Lassernewstoday, Mara Salim Harahap akrab disapa Marshal Harahap yang ditembak OTK saat menuju pulang ke rumahnya pada Jumat (18/6/2021) malam.

Seruan “Tangkap Pembunuh Marsal” menjadi viral di media sosial, bahkan kali ini meninggalnya Wartawan Siantar – Simalungun, Provinsi Sumut menjadi perhatian para Media, Ormas, OKP, Jurnalis, Wartawan dan Pers seluruh Indonesia.

Wartawan Siantar – Simalungun yang merasa prihatin saat ini berkabung atas meninggalnya Marshal Harahap dengan melakukan aksi solidaritas menyerukan “Tangkap Pembunuh Marsal” yang berlangsung di depan Balai Kota Pematangsiantar pada Senin (21/6/21) pukul 09.15WIB.

Setelah membacakan penyataan sikap di hadapan masyarakat dan ratusan insan pers, kembali melakukan aksi long march ke depan Polres Pematangsiantar.

Di depan Polres Pematangsiantar, para wartawan yang melakukan aksi solidaritas meminta supaya Polri khususnya Kepolisian Pematangsiantar dan Polres Simalungun bersinergi segera menangkap pelaku dan otak pembunuhan Marshal dengan menggunakan peluru tajam.

“Kami meminta dan berharap Aparat Penegak Hukum supaya segera menangkap pembunuh Marsal, kami akan selalu desak dan maju,” kata para wartawan sambari menyerahkan pernyataan sikap langsung kepada Kapolres Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP. Boy Sutan Binanga Siregar SIK yang langsung menerima dan menghadapi rekan rekan pers yang melakukan aksi mengatakan sangat mendukung aspirasi rekan rekan pers dan meminta dukungan serta doa supaya pihak Kepolisian segera mengungkap tragedi pembunuhan Marshal Harahap sebagaimana juga telah diperintahkan.

“Kami dari jajaran Kepolisian sangat mendukung rekan rekan pers dan kami minta doa dan dukungan dari rekan rekna pers supaya kami mampu mengungkapnya” ucap Kapolres Pematangsiantar.

Setelah melakukan aksi solidaritas, Wartawan Siantar – Simalungun kembali bergerak menuju Polres Simalungun di Pamatang Raya untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap untuk segera menangkap pembunuhan Marshal Harahap.

MS Nasution
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi