Connect with us

Nusantara

Pasukan Pemuda Pandeglang Unras Tuntut Evaluasi Program BPNT

Published

on

Pasukan Pemuda Pandeglang (Peleton) melakukan aksi unjuk rasa (Unras) terkait banyaknya temuan komoditi Bantuan Pangan Non Tunai

PANDEGLANG, CAKRATARA – Pasukan Pemuda Pandeglang (Peleton) melakukan aksi unjuk rasa (Unras) terkait banyaknya temuan komoditi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diduga busuk dan tidak layak jual pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pasukan Pemuda Pandeglang (Peleton) menyuarakan aspirasinya melalui unjuk rasa (Unras) di Halaman Kantor Kecamatan Cipeucang pada Kamis (8/4/2021).

Pasukan Pemuda Pandeglang meminta kepada Tim Korkec Kecamatan Cipeucang agar segera melakukan evaluasi terhadap agen e-waroong dan suplayer di Kecamatan Cipecang Kabupaten Pandeglang.

Peleton juga menekan agar penyaluran mengacu pada Pedoman Umum (Pedum) dan surat edaran Kemensos sesuai dengan 6 T.

Kordinator aksi dari Peleton, Aris Doris kepada awak media mengatakan, unjuk rasa hari ini untuk mengingatkan tim Korkec agar lebih teliti, jangan sampai  kejadian pada bulan ini tidak ditemukan kembali komoditi busuk dalam program  BPNT seperti yang ditemukan oleh tim liputan dari Jurnalis Nasional Indonesia  dan Peleton saat melakukan pantauan di agen e warung di Desa Pasir Eurih.

Advertisement

“Seruan aksi hari ini kami dari Peleton di Kecamatan Cipeucang menekan kepada tim Korkec agar segera mengevaluasi penyaluran BPNT untuk bulan ini. Kami juga berharap tim Korkec secepatnya bisa menindak agen ewarong dan suplayer yang bermain pada program BPNT,” kata Doris.

Korlap Aksi, Doris menambahkan, langkah yang dilakukan Polsek Cimanuk dari Polres Pandeglang Polda Banten beserta Jajaran Polsek untuk audiensi dengan tim Korkec merupakan langkah tepat, sehingga aspirasi langsung bisa ditanggapi dan direspon cepat oleh tim Korkec.

“Alhamdulilah hasilnya pihak kecamatan langsung menindalanjuti aspirasi dari kami dikatakan langsung oleh Dedi Camat Kecamatan Cipeucang bahwa dia secepatnya akan segera memanggil dan mengumpulkan semua agen e-Warung BPNT dan suplayer untuk evaluasi penyaluran agar hal yang sifatnya bisa merugikan KPM tidak kembali terulang,” tutup Doris.

Samsuni
Cakratara.com

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications