Connect with us

TNI-Polri

Latihan Prajurit TNI Manfaatkan Peluang Antisipasi Perubahan

Published

on

Latihan Prajurit yang menjadi nafas bagi prajurit adalah hal sangat vital dan pokok. Dalam latihan tentunya akan menghadapi berbagai situasi

JAKARTA, CAKRATARA – Latihan Prajurit yang menjadi nafas bagi prajurit adalah hal sangat vital dan pokok. Dalam latihan tentunya akan menghadapi berbagai situasi dan kendala tentunya memerlukan penanganan secara cepat dan tepat.

Sehingga, Latihan Prajurit TNI memanfaatkan semua peluang yang ada untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi yang berkembang.

Demikian amanat Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang dibacakan oleh Perwira Pembantu (Paban) Utama III/Latihan Gabungan, dan Kesiapsiagaan  Kolonel Inf Yudha Fitri pada acara Penutupan Rapat Koordinasi dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan Prajurit TNI Tahun 2022 di Hotel Santika Taman Mini, Jakarta Timur, Jum’at (9/4/2021).

Asops Panglima TNI mengatakan bahwa dengan ditutupnya Rapat Koordinasi dan Penyusunan Latihan Prajurit 2022 ini diharapkan para peserta dapat menyelenggarakan setiap latihan agar selalu berpedoman kepada peraturan dan Perundang-Undangan yang berlaku serta peranti lunak TNI lainnya.

“Permasalahan latihan yang ditemukan pada tahun 2020 dan 2021 perlu segera disikapi dan dicari jalan keluarnya dengan baik serta dijadikan sebagai pendorong untuk berinovasi dan berimprovisasi dalam upaya pencapaian tugas pokok TNI ke depannya,” katanya.

Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang menyampaikan agar selalu berpedoman pada setiap penyelenggaraan latihan harus benar-benar direncanakan, disiapkan, dilaksanakan, diawasi, dikendalikan dan adakan evaluasi secara baik dan benar. Penentuan metode latihan harus sesuai dengan tujuan dan sasaran latihan yang ingin dicapai dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan materiil.

“Masing-masing Mabes Angkatan selalu berkoordinasi dengan Staf Operasi Mabes TNI dalam penyusunan program latihan. Pada tahap akhir usahakan selalu mengadakan evaluasi dan laporkan hasilnya agar dapat diketahui kekurangannya sebagai bahan penyempurnaan latihan dimasa yang akan datang,” harap Asops Panglima TNI.

Pada hari kedua Rapat Koordinasi dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan TNI Tahun 2022, membahas inti sari dari rapat hari pertama kemarin Kamis (8/4/2021) tentang Rencana Kerja (Renja) 2022 yang bersifat normatif. Ada beberapa Renja latihan ke depan yang dilakukan akan diselenggarakan diantaranya Latihan Gabungan TNI (Latgab) tahun 2022, Latihan Puncak Angkatan dan latihan lainnya.

Asep Supena
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

8 Remaja Tawuran Diamankan Polsek Kembangan

Published

on

Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara

JAKARTA, CAKRATARA – Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan, Jakarta barat pada Senin (4/10).

Tawuran remaja di Kembangan Utara diketahui adanya laporan dari warga jika ada seorang pelajar MF (18) terkena luka bacok.

Kejadian tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat jam pulang sekolah. Polisi menangkap 8 remaja berinisial RS alias A (18), MFR alias O (16), RS alias J (18), RD alias P (19), HA (16), MDA (17), MR (18) dan MJS (19).

“Jadi dapat laporan dia (korban) di puskesmas dalam keadaan terluka parah kebacok. TKP-nya ini di Jalan Kembangan Utara itu pecahnya tawuran. Kondisi korban mengalami luka di kepala, di punggung juga di kaki,” kata Kapolsek Kembangan Kompol H Khoiri dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto mengatakan dari keenam pelaku tersebut memiliki peran masing-masing yang berbeda.

“Pelaku utama RS alias A (18) yang melakukan pembacokan kepada korban. MFR alias O (16) perannya menabrakkan motor kepada korban tepatnya melindas kepala. Kalau dilihat korban ada luka di kepala, itu luka akibat pelaku ini,” ungkap Ferdo.

Pelaku selanjutnya berinisial RS alias J dan RD alias P mereka berdua menyediakan senjata tajam untuk RS dan MFR. Pelaku lainnya berinisial HA dan MDA ketauan memiliki senjata tajam tanpa izin.

“Kedua pelaku MR (18) dan MJS (19) juga ketauan memiliki senjata tak berizin,” jelas Ferdo.

Ferdo mengatakan jika tawuran tersebut bermula dari ajakan di media sosial. Kedua kelompok pelajar tersebut melakukan tawuran dikarenakan adu gengsi satu sama lain.

“Adu gengsi saja. Berawal medsos, saling sahut adu kekuatan. Kemudian momen PTM dimanfaatkan oleh mereka,” ujar Ferdo.

“Ini sangat miris mendengar kabar ini. Ini pembelajaran bagi kita mengingat PPKM level 2 sekolah mulai tatap muka, maka pihak kepolisian khusunya Kembangan berpesan ke orangtua dan sekolah untuk mengawasi para pelajar dan anak didik agar terhindar dari tawuran. Sehingga tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita enam buah sajam berjenis celurit dan enam unit sepeda motor.

Atas perbuatan kedelapan pelaku tersebut, polisi menerapkan pasal yang berbeda-beda. Ini dikarenakan kategori kejahatan yang mereka perbuat tidak sama.

“Pelaku berinisial RS alias A, MFR alias O, RS alias J dan RD alias P dikenakan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan HA, MDA, MR dan MJS dikenakan UU Darurat Pasal 2 dikarenakan memiliki senjata tak berizin dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Dirpamobvit Polda Banten Wakili Kapolda Hadiri Pembukaan SKPP

Published

on

Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP)

SERANG, CAKRATARA – Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Banten di Ballroom Krakatau 6 The Royale Krakatau Jalan KH. Marzuki nomor 26, Kebon Dalem, Kota Cilegon, Senin (25/10/21).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah 1 Provinsi Banten Drs. Septo Kalnadi, Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didi M Sudi beserta jajaran, Para Unsur Forkopimda Provinsi Banten, Ketua KPU Provinsi Banten dan 20 peserta SKPP.

Kapolda Banten IJP Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho melalui Dirpamobvit Polda Banten mengatakan program yang diadakan oleh Bawaslu merupakan program unggulan serta program prioritas Presiden Jokowi.

“Kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) merupakan program yang sangat positif, semoga dengan diadakannya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu,” kata Edy.

“Demi terwujudnya pemilu yang berintegritas, bermartabat dan berkualitas, masyarakat harus dilibatkan, karena kami Polda Banten, Bawaslu, TNI dan instansi terkait tidak dapat bekerja sendiri. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap nantinya masyarakat bisa tahu apa yang harus dilakukan dalam mengawal pesta demokrasi,” imbuh Edy Sumardi.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada instansi terkait yang telah mendukung kegiatan SKPP dan harapan kedepan dengan diadakannya kegiatan SKPP dapat menghasilkan kader-kader yang bisa membawa perubahan baru.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu baik dari Pemerintahan Provinsi Banten, Polda Banten, Korem 064/MY dan instansi lainnya, karena telah mendukung kami Bawaslu dalam program SKPP,” ucapnya.

“Harapan kami kedepannya dengan diadakannya kegiatan SKPP hari ini dapat meningkatkan partisipatif pengawas pemilu dan melahirkan kader-kader baru yang bisa membawa informasi dan juga perubahan khususnya dalam pengawasan pemilu,” tutup Didih M Sudi.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications