Connect with us

TNI-Polri

Kodim 0825 Banyuwangi Gelar Pembinaan Kerukunan Antar Umat Beragama

Published

on

Kodim 0825 Banyuwangi menggelar acara silaturahmi dalam acara pembinaan kerukunan antar umat beragama Triwulan I mewujudkan Binter

BANYUWANGI, CAKRATARA – Kodim 0825 Banyuwangi menggelar acara silaturahmi dalam acara pembinaan kerukunan antar umat beragama Triwulan I dengan tema mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif.

Acara yang digelar Kodim 0825 Banyuwangi melalui kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama demi mencegah konflik sosial antar umat beragama serta menjaga persatuan dan kesatuan bengsa yang bertempat di Aula Outdoor Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution jalan RA Kartini No 02 Kecamatan Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (9/4/2021).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim 0825 Banyuwangi Mayor Inf Herawady Karnawan dan dihadiri Sekitar 50 orang yang terdiri dari perwakilan anggota non satkowil (Minvet dan Subdenpom V/3-3)

Rangkaian acara kegiatan kerukunan antar umat beragama ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P yang disampaikan oleh Kasdim 0825 Mayor Inf Herawady Karnawan.

Dalam kesempatan tersebut Kasdim 0825 Mayor Inf Herawady Karnawan menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama dapat terbina jika ada toleransi antar umat beragama yaitu saling menghargai dan tanpa adanya diskriminasi.

“Dalam hal apapun khususnya dalam masalah agama demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang hidup damai, tolong menolong dan toleran,” tutur pria asal Sulawesi.

Sementara itu, Pasiter 0825 Kapten Inf Edi Supriono mengatakan bahwa TNI akan senantiasa berusaha menjaga cinta kasih dalam setiap melaksanakan tugas dan dalam kehidupan bermasyarakat harus saling menjaga toleransi antar umat beragama agar negara Indonesia kuat.

Di tempat yang sama, Kapten Inf Totok Yulianto menambahkan, para tokoh agama harus saling bergantian dalam memberikan sambutan dimana dalam sambutannya mereka mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengusulkan kegiatan seperti ini rutin dilakukan untuk semakin mempererat persaudaraan antar umat beragama di Indonesia.

Kerukunan umat beragama adalah kondisi dimana antar umat beragama dapat saling menerima, saling menghormati keyakinan masing-masing, saling tolong menolong, dan bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama.

Selama acara pembinaan kerukunan antar umat beragama berlangsung aman, tertib dan lancar sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Satrawi (Darwis)
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Distribusi Kaporlap Polda Banten untuk Menunjang Tugas Lapangan

Published

on

Biro Logistik (Rolog) Polda Banten melaksanakan distribusi Perlengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) baik untuk anggota

SERANG, CAKRATARA – Biro Logistik (Rolog) Polda Banten melaksanakan distribusi Perlengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) baik untuk anggota Polri maupun PNS di Polres jajaran Polda Banten sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan kelengkapan perorangan dalam menjalankan tugas di lapangan pada Selasa (07/12/21).

Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Banten KBP Teguh Dwi Warsono mengatakan distribusi perlengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) ini dimaksudkan agar para personel Polri dan PNS jajaran Polda Banten bisa bekerja maksimal karena sudah terdukung oleh kelengkapan tersebut.

Lebih lanjut, Karolog Polda Banten, Teguh Dwi Warsono menambahkan jika kegiatan ini merupakan pendistribusian rutin tahunan dan terjadwal dari Slog Polri maupun dari Polda Banten sendiri.

Lanjut dikatakannya, adapun pendistribusian Kaporlap tersebut meliputi barang berupa sepatu dinas lapangan (Dislap) Samapta, kaos kaki Dislap, ikat pinggang kecil, jaket pelindung diri, fieldcap, rompi dan kacamata teduh.

“Pendistribusian Kaporlap tersebut rutin tahunan dan terjadwal dari Slog Polri maupun dari Polda Banten sendiri berupa sepatu dinas lapangan (Dislap) Samapta, kaos kaki Dislap, ikat pinggang kecil, jaket pelindung diri, fieldcap, rompi dan kacamata teduh,” ujar Teguh Dwi Warsono.

“Distribusi Kaporlap tersebut telah dibagi berdasarkan fungsi dari masing-masing Satker sesuai dengan fungsi dan kegunaannya,” tutup Karolog.

Kegiatan dilaksanakan oleh beberapa Satker Polda diantaranya Ditpamobvit, SPN Polda Banten, Ditsamapta, dan Polres Pandeglang dan berlangsung di Gudang Birolog Polda Banten.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Pasangan yang Viral di Medsos Diamankan Polisi

Published

on

Seorang pasangan pria wanita yang mengaku polisi dan Bhayangkari viral di Media Sosial (Medsos) Tiktok berhasil diamankan

KARAWANG, CAKRATARA – Seorang pasangan pria wanita yang mengaku polisi dan Bhayangkari viral di Media Sosial (Medsos) Tiktok berhasil diamankan atas penyelidikan Kapolsek Cikampek Kompol Ahmad Mulyana SH., didampingi Kanit Reskrim Polsek Cikampek Iptu Sidiq Akbar Kusuma S.Tr.K.,M.H., beserta anggota dan Kanit PPA Satreskrim Karawang Ipda Rita Zahara SH.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penyelidikan terhadap pasangan pria inisial RI dan wanita inisial RW bermula adanya postingan yang dianggap kurang pantas di Aplikasi Tiktok.

“Penyelidikan ini bermula karena adanya kegaduhan di Medsos yang diakibatkan oleh postingan Tiktok yang bermuatan kurang pantas dan dapat memicu kesalahpahaman. Dimana pada postingan tersebut menampilkan pria yang mengenakan seragam PDH Polri dan wanita yang mengenakan baju Bhayangkari,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar juga menjelaskan, bahwa kedua orang pasangan yang diamankan tersebut bukanlah anggota Polri dan anggota Bhayangkari.

“Kedua orang yang berhasil diamankan mengakui bukan merupakan anggota Polri dan juga bukan anggota Bhayangkari. Wanita yang menggunakan seragam Bhayangkari karena diminta oleh pria yang berjanji akan menikahinya sekitar Bulan Desember 2021 dan pria tersebut mengaku sebagai anggota Brimob Cikole Lembang,” jelas Kabid Humas Polda Jabar.

Dijelaskan Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si., bahwa RW tidak mengetahui bahwa RI adalah Polisi gadungan yang mengaku sebagai anggota Brimob yang bertugas di Lembang Cikole dan baru saling kenal 2 (dua) bulan yang lalu.

Keterangan didapat bahwa RI dan RW mendapatkan baju seragam Polri dan Bhayangkari melalui salah satu situs belanja online.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 (satu) stel Baju Dinas PDH Polri berikut atribut pangkat IPDA, 1 (satu) stell Baju PDU Polri dengan atribut dan pangkat Ipda serta 1 (satu) stel Baju Bhayangkari.

“Saat ini Polres Karawang masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang yang berhasil diamankan tersebut,” tutup Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications