Connect with us

Nusantara

Warga Kecamatan Teluknaga Terima Sembako dari Buddha Tzu Chi dan PIK 2

Published

on

KABUPATEN TANGERANG, CAKRATARA – Warga Masyarakat Desa Tanjung Pasir dan Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang menerima bantuan paket sembako dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan pengembang Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 pada Minggu (4/4/2021).

Bakti sosial di minggu ketiga ini nampaknya penerima paket sembako berupa beras sepuluh kilogram dan dua box masker semakin banyak. Selain itu, acara terpantau disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Informasi yang diperoleh, untuk warga di Desa Tanjung Pasir mendapat 1.700 paket dan di Desa Tanjung Burung mendapat 1.400 paket.

Camat Teluknaga Zamzam Manohara mengutarakan rasa bersyukur atas kepedulian PIK 2 bersama Buddha Tzu Chi sudah melakukan program sosial peduli dampak Covid-19 di wilayahnya.

“Saya atas nama pribadi, pemerintah Kecamatan Teluknaga mengucapkan terima kasih sudah menyalurkan sembako 1.700 paket ke warga Desa Tanjung Pasir. Inilah membuat saya bangga bahwa semua manusia memiliki rasa saling berbagi,” kata Zamzam saat dilokasi pemberian paket sembako Kampung Baru relokasi Desa Tanjung Pasir.

Dengan kegiatan baksos yang terakhir di di wilayah Kecamatan Teluknaga, Zamzam berharap, program bantuan sosial tidak berhenti sampai disini. Pihaknya, siap membantu mensuseskan pelaksanaan saluran pembagian paket bantuan sosial lainnya.

“Kita doakan pemberi bantuan seperti Yayasan Buddha Tzu Chi dan PIK 2 tentu kita semua juga mendapatkan keberkahan dan kesehatan. Yang memberi, mendapat pahala dan rezeki yang berlimpah,” ungkapnya.

“Dan masyarakat bisa lebih menjaga kondusifitas wilayah kita yang lebih tertib dan lebih aman lagi,” paparnya.

Senada, Kepala Desa (Kades) Tanjung Pasir Arun menuturkan bahwa paket sembako yang sudah disalurkan sangat berarti, lantaran di kondisi pandemi Covid-19 dan cuaca kurang baik ini warga dilanda keterbatasan mencari ekonomi.

“Saya ucapkan terima kasih sudah peduli terharap warga desa saya. Dimana mayoritas warga berprofesi nelayan ini sekarang agak sulit menangkap ikan karena faktor cuaca yang kurang baik. Apalagi ditambah situasi Covid-19,” ucapnya.

“Dengan adanya bantuan ini, alhamdulillah kebutuhan pokok bisa bertahan  sampai menjelang bulan puasa,” tutur Arun.

Sementara itu, Kades Tanjung Burung Idris Efendi katakan penyaluran paket sembako di wilayahnya itu sebanyak 1.400 paket. Hal ini, sangat berguna untuk warga nya terkhusus taraf ekonomi nya rendah akibat pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini masyarakat bisa terhibur dan terbantu bagi warga yang kurang mampu di masa pandemi ini. Semoga juga harapan saya bantuan seperti ini bisa berlanjut,” tutupnya.

Anton Hermawan
Cakratara.com 2021

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Ormas Kabandungan Jalin Persatuan Bentuk Forum OSS

Published

on

(Ormas) di Kecamatan Kabandungan membentuk Forum Organisasi Sepakat Sepaket (OSS) mengantisipasi adanya perselisihan bahkan bentrokan.

SUKABUMI, CAKRATARA – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kecamatan Kabandungan membentuk Forum Organisasi Sepakat Sepaket (OSS). Pembentukan OSS mengantisipasi adanya perselisihan bahkan bentrokan.

Selain itu, kebersaamaan dan fungsi Ormas Kecamatan Kabandungan khususnya, dijalankan dengan baik adanya duduk satu meja mengedepankan persatuan dipastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Adapun pembentukan Forum Sepakat Sepaket (OSS) pada Rabu (16/5/21) di antaranya tergabung beberapa ormas seperti, AMS, BBRP, BPKB, PP, FKKPI, dan paguyuban Sapu Jagat.

“Dalam forum ini kami mengedepankan persatuan, persaudaraan dan kepedulian. Dengan mengedepankan aspek aspek tersebut kami dapat merasakan suasana yang luar biasa berbeda bendera ormas tapi satu bendera merah putih,” kata Otoy Iskandar selaku pencetus pembentukan dan juga sebagai wakil ketua di forum OSS.

“Musyawarah dalam memutuskan satu masalah ataupun musyawarah dalan menentukan suatu keputusan senantiasa akan dilakukan,” lanjutnya.

Hermawan alias koncleng yang menduduki Ketua OSS memaparkan,
Sebagai organisasi yang di dalam tujuan utamanya sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat lebih pada kepedulian untuk kepentingan masyarakat.

“Saat ini kami bisa membuktikan kalau ormas di wilayah Kecamatan Kabandungan bersatu,” kata Ketua OSS Hermawan alias Koncleng.

Dalam komentar lainya, Iqbal dari Paguyuban Sapu Jagat yang termasuk dalam Forum OSS merasakan kesan adanya OSS. Dengan adanya forum ini dirinya juga merasakan suasana keakraban yang sangat luar biasa.

Forum organisasi sepakat sepaket (OSS) membuktikan kalau persatuan itu lebih penting dan berharga dari segalanya,” tutupnya.

Nandang Setiawan (Meionk)
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Kalapas Rangkasbitung Terima Hibah Benih Lele dari Dinas Perikanan

Published

on

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Rangkasbitung menerima hibah benih Ikan lele dan pakan dari Dinas Perikanan Kabupaten Lebak

LEBAK, CAKRATARA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Rangkasbitung menerima hibah benih Ikan lele dan pakan dari Dinas Perikanan Kabupaten Lebak. Benih tersebut akan dilakukan budidaya perikanan di kolam seluas 540 meter persegi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang berlokasi di Kp. Sumurbuang Cibadak.

Secara simbolis, pada Rabu (16/5/21) Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Lebak memberikan hibah benih ikan lele sebanyak 10.000 ekor ukuran 8-9 cm dan lengkap pakan ikannya sekitar 1 Ton.

Alhamdulillah ya, hibah ini tentu akan sangat bermanfaat dan dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi pembinaan dan pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi ini, WBP yang berasimilasi terbukti memiliki potensi, potensi menghasilkan karya-karya dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Budi Kalapas Rangkasbitung kepada Rombongan Dinas Perikanan Lebak.

Kalapas mengapresiasi dukungan dan kerjasama yang baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak terutama Dinas Perikanan.

“Kita ingin buat bangga Pemda Lebak, ada tempat yang mampu menghasilkan produk unggulan dan menjadi pusat Pembinaan, semakin lengkap sekarang di SAE, ada Sentra Pertanian, Sentra Peternakan dan sekarang teralisasi sentra Perikanan, kedepan kami terus progress agar terwujud menjadi Agribisnis dan Agrowisata yang menjadi kebanggan masyarakat Lebak dan tentu semua stakeholder harus turut mensupportnya” pungkas Budi sapaan akrabnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Kalapas Rangkasbitung, Kabid Pengeloaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Lebak, Ibu Winda menyampaiakan apresiasi, dukungan dan harapanya semoga dari hibah ini menjadi stimulus budidaya yang berhasil kedepannya.

“Perkembangan di SAE dari waktu ke Waktu sudah luar biasa, sudah lengkap juga budidayanya, dan kami juga turut bangga menjadi salah satu untuk terus mendukung pengambanan keberadaan SAE ini, semoga apa yang dicita-citakan menjadi Pusat Agrowisata di Lebak tercapai, tentu akan menjadi suatu kebanggan Kabupaten Lebak, dan yang paling penting menjadi satu wahana PASTI dalam pembinaan nyata kepada para WBP, Insyallah kami akan terus dukung tujuan positif tersebut,” tutup Winda penuh harap.

Wahid Abdullah
Cakratara

 

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending