Connect with us

TNI-Polri

Danrem 174 Merauke Pimpin Sidang Parade Calon Tamtama Prajurit Karier

Published

on

MERAUKE, CAKRATARA – Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko selaku Ketua Sidang didampingi Kepala Staf Korem Kolonel Arh Hamim Tohari, M.A selaku Wakil Ketua Sidang memimpin sidang parade Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang I TA. 2021 Sub Panda Korem 174/ATW bertempat di Aula L.B. Moerdani Makorem 174/ATW, Jalan Poros Tanah Miring, Kampung Kamangi, Distrik Tanah Miring, Kabupeten Merauke, Papua, Sabtu (3/4/2021).

Pelaksanaan Sidang Parade Cata PK TNI AD Gelombang I TA 2021 yang dipimpin Danrem 174 Merauke diikuti sebanyak 258 orang calon peserta dan didominasi oleh peserta Putra Asli Daerah Papua  yang berasal dari Zonasi Kodim 1707/Merauke dan Zonasi Kodim 1711/Boven  Digoel. Selama pelaksanaan kegiatan sidang tetap berpedoman kepada protokol kesehatan Covid-19.

Mengawali sambutannya, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko mengucapkan terimakasih kepada para peserta yang telah berjuang dalam pelaksanaan seleksi dan menyampaikan rasa bangga atas kesiapannya untuk mengabdikan diri menjadi calon prajurit TNI AD.

“Semoga apa yang kalian cita-citakan dapat terwujud, karena tidak ada yang bisa membantu kelulusan dalam seleksi penerimaan calon prajurit ini, selain upaya dan kerja keras serta kesungguhan kalian sendiri,” ujarnya.

Danrem 174 Merauke berharap kepada peserta Putra Asli Daerah Papua (PADP) mampu mengikuti seleksi  dalam  penerimaan calon pràjurit dan masuk menjadi prajurit TNI AD.

“Hal ini tidak terlepas keberpihakan dan keinginan besar dari saya kepada PADP untuk mengabdikan dirinya sebagai seorang prajurit  guna membangun daerah sendiri  demi keamanan  di wilayah Negara Kesatuan  Republik Indonesia khususnya di daerah Papua,” ungkapnya.

Saat pelaksanaan Sidang Parade, Danrem memberikan apresiasi kepada salah satu calon Putra Asli Daerah Papua dari Suku Muyu asal Kampung Kawak Tembut, Kec. Ninati, Kab. Boven Digoel atas nama Bruno Aisek karena prestasinya dibidang olahraga sepak bola dan  masuk Club Sepak Bola Liga Tiga di Ujung Pandang, Makassar, serta mahir berbahasa daerah Bugis.

Hasil Sidang Parade Cata PK TNI AD Gelombang I TA 2021 Sub Panda Korem 174 yang dinyatakan lulus di Tingkat Sub Panda Korem 174 Merauke sebanyak 231 orang dan didominasi oleh Putra Asli Daerah Papua. Selanjutnya 231 orang tersebut akan mengikuti seleksi tingkat pusat di Jayapura. Sementara yang tidak lulus di Tingkat Sub Panda Korem 174 Merauke sebanyak  27 orang.

Usai pengumuman hasil sidang, Danrem menyampaikan bahwa bagi adik-adik yang mungkin beberapa saat yang lalu sudah berupaya dengan sebaik mungkin untuk memenangkan perjuangan menjadi seorang Prajurit Tamtama Tahun 2021 dan dinyatakan  lulus hari ini, maka akan melanjutkan ke tahap selanjutnya di Rindam XVII/Cendrawasih.

“Saya pribadi mengucapkan banyak terimakasih, dan bagi yang belum bisa melanjutkan ke tahap berikutnya jangan berkecil hati karena masih ada gelombang dan kesempatan berikutnya untuk mengikuti seleksi lagi,” kata Danrem.

Kegiatan Sidang Parade Cata PK TNI AD Gelombang  I TA. 2021 dihadiri pula oleh Dandenkesyah Merauke, Kepala Ajenrem 174 Merauke, Pabanda Jabkat Spersdam XVII/Cenderawasih Mayor Inf M. Arif Y. selaku Pengawas, Pjs. Kajas Korem 174/ATW Kapten Chk Doni Webyantoro serta para Anggota Tim Panitia pada penerimaan Secata PK  Gelombang  I TA. 2021.

Asep Supena
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

8 Remaja Tawuran Diamankan Polsek Kembangan

Published

on

Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara

JAKARTA, CAKRATARA – Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan, Jakarta barat pada Senin (4/10).

Tawuran remaja di Kembangan Utara diketahui adanya laporan dari warga jika ada seorang pelajar MF (18) terkena luka bacok.

Kejadian tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat jam pulang sekolah. Polisi menangkap 8 remaja berinisial RS alias A (18), MFR alias O (16), RS alias J (18), RD alias P (19), HA (16), MDA (17), MR (18) dan MJS (19).

“Jadi dapat laporan dia (korban) di puskesmas dalam keadaan terluka parah kebacok. TKP-nya ini di Jalan Kembangan Utara itu pecahnya tawuran. Kondisi korban mengalami luka di kepala, di punggung juga di kaki,” kata Kapolsek Kembangan Kompol H Khoiri dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto mengatakan dari keenam pelaku tersebut memiliki peran masing-masing yang berbeda.

“Pelaku utama RS alias A (18) yang melakukan pembacokan kepada korban. MFR alias O (16) perannya menabrakkan motor kepada korban tepatnya melindas kepala. Kalau dilihat korban ada luka di kepala, itu luka akibat pelaku ini,” ungkap Ferdo.

Pelaku selanjutnya berinisial RS alias J dan RD alias P mereka berdua menyediakan senjata tajam untuk RS dan MFR. Pelaku lainnya berinisial HA dan MDA ketauan memiliki senjata tajam tanpa izin.

“Kedua pelaku MR (18) dan MJS (19) juga ketauan memiliki senjata tak berizin,” jelas Ferdo.

Ferdo mengatakan jika tawuran tersebut bermula dari ajakan di media sosial. Kedua kelompok pelajar tersebut melakukan tawuran dikarenakan adu gengsi satu sama lain.

“Adu gengsi saja. Berawal medsos, saling sahut adu kekuatan. Kemudian momen PTM dimanfaatkan oleh mereka,” ujar Ferdo.

“Ini sangat miris mendengar kabar ini. Ini pembelajaran bagi kita mengingat PPKM level 2 sekolah mulai tatap muka, maka pihak kepolisian khusunya Kembangan berpesan ke orangtua dan sekolah untuk mengawasi para pelajar dan anak didik agar terhindar dari tawuran. Sehingga tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita enam buah sajam berjenis celurit dan enam unit sepeda motor.

Atas perbuatan kedelapan pelaku tersebut, polisi menerapkan pasal yang berbeda-beda. Ini dikarenakan kategori kejahatan yang mereka perbuat tidak sama.

“Pelaku berinisial RS alias A, MFR alias O, RS alias J dan RD alias P dikenakan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan HA, MDA, MR dan MJS dikenakan UU Darurat Pasal 2 dikarenakan memiliki senjata tak berizin dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Dirpamobvit Polda Banten Wakili Kapolda Hadiri Pembukaan SKPP

Published

on

Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP)

SERANG, CAKRATARA – Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Banten di Ballroom Krakatau 6 The Royale Krakatau Jalan KH. Marzuki nomor 26, Kebon Dalem, Kota Cilegon, Senin (25/10/21).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah 1 Provinsi Banten Drs. Septo Kalnadi, Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didi M Sudi beserta jajaran, Para Unsur Forkopimda Provinsi Banten, Ketua KPU Provinsi Banten dan 20 peserta SKPP.

Kapolda Banten IJP Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho melalui Dirpamobvit Polda Banten mengatakan program yang diadakan oleh Bawaslu merupakan program unggulan serta program prioritas Presiden Jokowi.

“Kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) merupakan program yang sangat positif, semoga dengan diadakannya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu,” kata Edy.

“Demi terwujudnya pemilu yang berintegritas, bermartabat dan berkualitas, masyarakat harus dilibatkan, karena kami Polda Banten, Bawaslu, TNI dan instansi terkait tidak dapat bekerja sendiri. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap nantinya masyarakat bisa tahu apa yang harus dilakukan dalam mengawal pesta demokrasi,” imbuh Edy Sumardi.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada instansi terkait yang telah mendukung kegiatan SKPP dan harapan kedepan dengan diadakannya kegiatan SKPP dapat menghasilkan kader-kader yang bisa membawa perubahan baru.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu baik dari Pemerintahan Provinsi Banten, Polda Banten, Korem 064/MY dan instansi lainnya, karena telah mendukung kami Bawaslu dalam program SKPP,” ucapnya.

“Harapan kami kedepannya dengan diadakannya kegiatan SKPP hari ini dapat meningkatkan partisipatif pengawas pemilu dan melahirkan kader-kader baru yang bisa membawa informasi dan juga perubahan khususnya dalam pengawasan pemilu,” tutup Didih M Sudi.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications