Connect with us

TNI-Polri

Ratusan Warga Distrik Kawagit Lepas Keberangkatan Satgas TMMD

Published

on

BOVEN DIGOEL, CAKRATARA – Ratusan warga Distrik Kawagit melepas keberangkatan anggota Satgas TMMD ke-110 Kodim 1711/BVD yang melaksanakan pergeseran pasukan menuju Tanah Miring, Merauke, Kamis (1/4/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada Rabu 31 Maret 2021 program TMMD Reguler ke-110 Kodim 1711/BVD di Distrik Kawagit telah ditutup secara resmi oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A.

Setelah dinyatakan ditutup, seluruh anggota Satgas menyiapkan diri dan perlengkapan guna melaksanakan pergeseran pasukan ke satuan asal masing-masing. Kurang lebih 1 bulan lamanya, anggota Satgas bersama warga Distrik Kawagit saling bergotong royong dalam pekerjaan fisik maupun non fisik pada program TMMD ke-110 Kodim 1711/BVD di Distrik Kawagit.

Ratusan warga Kampung Kawagit, Wanggom dan Kombay, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua begitu antusias mengantar dan melepas kepergian para anggota Satgas. Ada rasa haru dan bangga yang dirasakan oleh warga masyarakat Kawagit pada saat melepas kepergian anggota Satgas TMMD ke-110 dari kampung halamannya.

Salah satu warga Kampung Wanggom Ibu Ani Yaluwo menyampaikan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada Satgas TMMD yang sudah membangun rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kawagit.

“Sebelum adanya pembangunan ini, masih ada beberapa rumah warga yang tidak layak huni karena faktor ekonomi mereka. Saya pribadi dan warga Distrik Kawagit sangat sedih dan bangga melepas kepergian bapak-bapak TNI kembali ke satuan asalnya. Atas ketulusan dan kerja kerasnya selama ini, kami ucapkan terimakasih,” tuturnya.

Sebelum kembali menuju satuan masing-masing, para anggota Satgas dipimpin Komandan SSK Kapten Inf Zabir melaksanakan pembersihan disekitar lokasi tempat tinggal anggota Satgas TMMD selama kurang lebih 1 bulan lamanya dalam pembangunan 8 unit rumah di Distrik Kawagit.

Kapten Inf Zabar mengatakan, para anggota Satgas menuju Kodim 1711/BVD dengan menggunakan dukungan 8 peratu longboat dan 2 speedboat. Namun demikian, ada beberapa anggota Koramil jajaran Kodim 1711/BVD yang tetap tinggal yaitu dari Koramil 1711-03/TMR karena Distrik Kawagit merupakan wilayah binaan Koramil 03/TMR.

“Anggota yang berasal dari satuan di luar Kodim 1711/BVD akan menuju ke home base masing-masing dengan menggunakan jalur darat,” ucapnya.

“Tidak terasa 1 bulan lamanya kami sudah lalui bersama, baik dikala suka dan duka pada program TMMD ke-110 Kodim 1711/BVD di Distrik Kawagit. Semoga hasil dari kerja keras anggota Satgas dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar lokasi TMMD,” tutupnya.

Asep Supena
Cakratara.com 2021

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Distribusi Kaporlap Polda Banten untuk Menunjang Tugas Lapangan

Published

on

Biro Logistik (Rolog) Polda Banten melaksanakan distribusi Perlengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) baik untuk anggota

SERANG, CAKRATARA – Biro Logistik (Rolog) Polda Banten melaksanakan distribusi Perlengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) baik untuk anggota Polri maupun PNS di Polres jajaran Polda Banten sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan kelengkapan perorangan dalam menjalankan tugas di lapangan pada Selasa (07/12/21).

Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Banten KBP Teguh Dwi Warsono mengatakan distribusi perlengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) ini dimaksudkan agar para personel Polri dan PNS jajaran Polda Banten bisa bekerja maksimal karena sudah terdukung oleh kelengkapan tersebut.

Lebih lanjut, Karolog Polda Banten, Teguh Dwi Warsono menambahkan jika kegiatan ini merupakan pendistribusian rutin tahunan dan terjadwal dari Slog Polri maupun dari Polda Banten sendiri.

Lanjut dikatakannya, adapun pendistribusian Kaporlap tersebut meliputi barang berupa sepatu dinas lapangan (Dislap) Samapta, kaos kaki Dislap, ikat pinggang kecil, jaket pelindung diri, fieldcap, rompi dan kacamata teduh.

“Pendistribusian Kaporlap tersebut rutin tahunan dan terjadwal dari Slog Polri maupun dari Polda Banten sendiri berupa sepatu dinas lapangan (Dislap) Samapta, kaos kaki Dislap, ikat pinggang kecil, jaket pelindung diri, fieldcap, rompi dan kacamata teduh,” ujar Teguh Dwi Warsono.

“Distribusi Kaporlap tersebut telah dibagi berdasarkan fungsi dari masing-masing Satker sesuai dengan fungsi dan kegunaannya,” tutup Karolog.

Kegiatan dilaksanakan oleh beberapa Satker Polda diantaranya Ditpamobvit, SPN Polda Banten, Ditsamapta, dan Polres Pandeglang dan berlangsung di Gudang Birolog Polda Banten.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Pasangan yang Viral di Medsos Diamankan Polisi

Published

on

Seorang pasangan pria wanita yang mengaku polisi dan Bhayangkari viral di Media Sosial (Medsos) Tiktok berhasil diamankan

KARAWANG, CAKRATARA – Seorang pasangan pria wanita yang mengaku polisi dan Bhayangkari viral di Media Sosial (Medsos) Tiktok berhasil diamankan atas penyelidikan Kapolsek Cikampek Kompol Ahmad Mulyana SH., didampingi Kanit Reskrim Polsek Cikampek Iptu Sidiq Akbar Kusuma S.Tr.K.,M.H., beserta anggota dan Kanit PPA Satreskrim Karawang Ipda Rita Zahara SH.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penyelidikan terhadap pasangan pria inisial RI dan wanita inisial RW bermula adanya postingan yang dianggap kurang pantas di Aplikasi Tiktok.

“Penyelidikan ini bermula karena adanya kegaduhan di Medsos yang diakibatkan oleh postingan Tiktok yang bermuatan kurang pantas dan dapat memicu kesalahpahaman. Dimana pada postingan tersebut menampilkan pria yang mengenakan seragam PDH Polri dan wanita yang mengenakan baju Bhayangkari,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar juga menjelaskan, bahwa kedua orang pasangan yang diamankan tersebut bukanlah anggota Polri dan anggota Bhayangkari.

“Kedua orang yang berhasil diamankan mengakui bukan merupakan anggota Polri dan juga bukan anggota Bhayangkari. Wanita yang menggunakan seragam Bhayangkari karena diminta oleh pria yang berjanji akan menikahinya sekitar Bulan Desember 2021 dan pria tersebut mengaku sebagai anggota Brimob Cikole Lembang,” jelas Kabid Humas Polda Jabar.

Dijelaskan Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si., bahwa RW tidak mengetahui bahwa RI adalah Polisi gadungan yang mengaku sebagai anggota Brimob yang bertugas di Lembang Cikole dan baru saling kenal 2 (dua) bulan yang lalu.

Keterangan didapat bahwa RI dan RW mendapatkan baju seragam Polri dan Bhayangkari melalui salah satu situs belanja online.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 (satu) stel Baju Dinas PDH Polri berikut atribut pangkat IPDA, 1 (satu) stell Baju PDU Polri dengan atribut dan pangkat Ipda serta 1 (satu) stel Baju Bhayangkari.

“Saat ini Polres Karawang masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang yang berhasil diamankan tersebut,” tutup Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications