LEBAK, CAKRATARA – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Lebak melasanakan kegiatan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) tingkat satuan pendidikan dalam rangka mengukur capaian kopetensi bagi peserta didik pendidikan kesetaraan paket A, B, C, yang berlangsung di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (1/4/21).

Irawan Kepala Bidang PAUD dan Dikmas mengatakan kegiatan UPK ini diikuti oleh 1.920 orang peserta dari 22 lembaga/satuan pendidikan penyelenggara pendidikan kesetaraan yang memenuhi syarat.

“Antara lain telah atau pernah berada pada tahun terakhir pada program paket A,  B,  C,  memiliki laporan lengkap hasil belajar dan terdaftar pada Dapodik pertanggal 30 Desember 2020,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan seiring dengan semakin meningkatnya jumlah peserta didik, jumlah peserta UPK terus meningkat dari tahun ke tahun, maka ujian pendidikan kesetaraan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari masing-masing jenjang yaitu dari tanggal 02 sampai dengan tanggal 04 april 2021 untuk paket C dan tanggal 09 sampai dengan tanggal 11 april 2021 untuk paket A dan B.

Menurutnya, ujian Pendidikan Kesetaraan ini menjadi salah satu kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan (SKB/PKBM).

“Saya berharap kegiatan ini dapat dapat terselenggara dengan baik di sesuai dengan POS UPK (Prosedur Operasional Standar UPK) dan dapat diikuti oleh seluruh peserta yang sudah terdaftar sebagai peserta UPK dengan hasil sesuai harapan,” kata lrawan.

Lebih lanjut ia menjelaskan pendidikan kesetaraan sebagai solusi bagi masyarakat yang tidak berkesempatan mengikuti pendidikan formal disebabkan terkendala berbagai hal yang mengakibatkan masyarakat putus sekolah (DO) dan putus lanjut.

“Program paket A, B, C yang berada di bawah pembinaan pendidikan non formal/ pendidikan masyarakat berfungsi sebagai pengganti, penambah dan atau pelengkap pendidikan formal,” tutupnya.

Asep D Mulyadi
Cakratara.com 2021