Connect with us

TNI-Polri

Nanny Hadi Tjahjanto Pimpin Penyerahan Jabatan Ketua PWA Cabang IX Kodiklat TNI

Published

on

JAKARTA, CAKRATARA – Ketua Umum Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (Ketum IKKT PWA) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto memimpin acara penyerahan jabatan Ketua IKKT PWA Cabang BS IX Kodiklat TNI dan Serah Terima Jabatan Pembina Harian IKKT PWA Pusat Pengurus IKKT PWA Pusat sekaligus Pembina Harian Yayasan Tunas Muda IKKT dari Marsda TNI Dento Priyono kepada Laksda TNI Heru Kusmanto, bertempat di Kantor IKKT PWA Pusat Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (31/3/2021).

Dalam amanatnya, Ketum IKKT PWA Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, bahwa penyerahan jabatan dan serah terima dalam jabatan baru atau pergantian merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan dalam organisasi IKKT. Dengan adanya pergantian jabatan ini, diharapkan dapat memberikan warna dan lebih mengembangkan kreativitas untuk kemajuan organisasi IKKT Pragati Wira Anggini.

“Dalam memajukan dan meningkatkan organisasi tentunya tidak selamanya dapat berjalan dengan mulus sesuai yang diharapkan, ada saja kendala dan hambatan yang dihadapi bersama. Namun kesemuanya itu dapat kita selesaikan dengan bekerjasama yang baik,” ucapnya.

Menurut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, tanggung jawab dan kerja sama yang ibu-ibu berikan selama ini, membuat organisasi benar-benar merasa terbantu dalam menjalankan tugasnya.

“Saya berharap hubungan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini senantiasa dijaga dan dipelihara dengan baik. Saya juga menyampaikan permohonan maaf, apabila selama kita bekerjasama terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan Ketum IKKT PWA Ny. Nanny Hadi Tjahjanto bahwa Selasa, 30 Maret 2021 Letjen TNI Sudirman, S.H., M.H., M.M. telah menyerahkan jabatan Dankodiklat TNI kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto. Sebagai tindak lanjut dari penyerahan jabatan tersebut, secara organisasi maka Ny. Lusi Sudirman sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS IX Kodiklat TNI telah menyerahkan jabatan kepada Ketum IKKT PWA.

“Selanjutnya juga dilaksanakan Serah Terima Jabatan Pembina Harian IKKT Pragati Wira Anggini sekaligus Pembina Harian Yayasan Tunas Muda IKKT dari Marsda TNI Dento Priyono kepada Laksda TNI Heru Kusmanto,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketum IKKT PWA mengucapkan terima kasih kepada Ny. Lusi Sudirman atas pengabdiannya sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS IX Kodiklat TNI.

“Saya merasakan telah banyak kemajuan yang dicapai atas kontribusi yang maksimal kepada organisasi sehingga organisasi ini dapat melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik,” harapnya.

Ketum IKKT PWA juga mengucapkan terima kasih kepada Marsda TNI Dento Priyono dalam tugasnya sebagai Pembina Harian IKKT PWA sekaligus Pembina Harian Yayasan Tunas Muda IKKT. Selanjutnya, selamat bertugas kepada Laksda TNI Heru Kusmanto.

“Saya yakin bapak dapat menyesuaikan diri dengan cepat berbagai dinamika tugas di IKKT Pragati Wira Anggini,” tutupnya.

Asep Supena
Cakratara.com 2021

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

8 Remaja Tawuran Diamankan Polsek Kembangan

Published

on

Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara

JAKARTA, CAKRATARA – Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan, Jakarta barat pada Senin (4/10).

Tawuran remaja di Kembangan Utara diketahui adanya laporan dari warga jika ada seorang pelajar MF (18) terkena luka bacok.

Kejadian tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat jam pulang sekolah. Polisi menangkap 8 remaja berinisial RS alias A (18), MFR alias O (16), RS alias J (18), RD alias P (19), HA (16), MDA (17), MR (18) dan MJS (19).

“Jadi dapat laporan dia (korban) di puskesmas dalam keadaan terluka parah kebacok. TKP-nya ini di Jalan Kembangan Utara itu pecahnya tawuran. Kondisi korban mengalami luka di kepala, di punggung juga di kaki,” kata Kapolsek Kembangan Kompol H Khoiri dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto mengatakan dari keenam pelaku tersebut memiliki peran masing-masing yang berbeda.

“Pelaku utama RS alias A (18) yang melakukan pembacokan kepada korban. MFR alias O (16) perannya menabrakkan motor kepada korban tepatnya melindas kepala. Kalau dilihat korban ada luka di kepala, itu luka akibat pelaku ini,” ungkap Ferdo.

Pelaku selanjutnya berinisial RS alias J dan RD alias P mereka berdua menyediakan senjata tajam untuk RS dan MFR. Pelaku lainnya berinisial HA dan MDA ketauan memiliki senjata tajam tanpa izin.

“Kedua pelaku MR (18) dan MJS (19) juga ketauan memiliki senjata tak berizin,” jelas Ferdo.

Ferdo mengatakan jika tawuran tersebut bermula dari ajakan di media sosial. Kedua kelompok pelajar tersebut melakukan tawuran dikarenakan adu gengsi satu sama lain.

“Adu gengsi saja. Berawal medsos, saling sahut adu kekuatan. Kemudian momen PTM dimanfaatkan oleh mereka,” ujar Ferdo.

“Ini sangat miris mendengar kabar ini. Ini pembelajaran bagi kita mengingat PPKM level 2 sekolah mulai tatap muka, maka pihak kepolisian khusunya Kembangan berpesan ke orangtua dan sekolah untuk mengawasi para pelajar dan anak didik agar terhindar dari tawuran. Sehingga tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita enam buah sajam berjenis celurit dan enam unit sepeda motor.

Atas perbuatan kedelapan pelaku tersebut, polisi menerapkan pasal yang berbeda-beda. Ini dikarenakan kategori kejahatan yang mereka perbuat tidak sama.

“Pelaku berinisial RS alias A, MFR alias O, RS alias J dan RD alias P dikenakan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan HA, MDA, MR dan MJS dikenakan UU Darurat Pasal 2 dikarenakan memiliki senjata tak berizin dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Dirpamobvit Polda Banten Wakili Kapolda Hadiri Pembukaan SKPP

Published

on

Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP)

SERANG, CAKRATARA – Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Banten di Ballroom Krakatau 6 The Royale Krakatau Jalan KH. Marzuki nomor 26, Kebon Dalem, Kota Cilegon, Senin (25/10/21).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah 1 Provinsi Banten Drs. Septo Kalnadi, Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didi M Sudi beserta jajaran, Para Unsur Forkopimda Provinsi Banten, Ketua KPU Provinsi Banten dan 20 peserta SKPP.

Kapolda Banten IJP Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho melalui Dirpamobvit Polda Banten mengatakan program yang diadakan oleh Bawaslu merupakan program unggulan serta program prioritas Presiden Jokowi.

“Kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) merupakan program yang sangat positif, semoga dengan diadakannya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu,” kata Edy.

“Demi terwujudnya pemilu yang berintegritas, bermartabat dan berkualitas, masyarakat harus dilibatkan, karena kami Polda Banten, Bawaslu, TNI dan instansi terkait tidak dapat bekerja sendiri. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap nantinya masyarakat bisa tahu apa yang harus dilakukan dalam mengawal pesta demokrasi,” imbuh Edy Sumardi.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada instansi terkait yang telah mendukung kegiatan SKPP dan harapan kedepan dengan diadakannya kegiatan SKPP dapat menghasilkan kader-kader yang bisa membawa perubahan baru.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu baik dari Pemerintahan Provinsi Banten, Polda Banten, Korem 064/MY dan instansi lainnya, karena telah mendukung kami Bawaslu dalam program SKPP,” ucapnya.

“Harapan kami kedepannya dengan diadakannya kegiatan SKPP hari ini dapat meningkatkan partisipatif pengawas pemilu dan melahirkan kader-kader baru yang bisa membawa informasi dan juga perubahan khususnya dalam pengawasan pemilu,” tutup Didih M Sudi.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications