Connect with us

Nusantara

KPM Desa Padamulya Ungkap Dugaan Pengalihan Program PKH

Published

on

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH

PANDEGLANG, CAKRATARA – Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Padamulya Kecamatan Angsana diduga sudah mengangkangi penetapan keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor : 04/3/OT.02.01/1/2020 Tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan Tahun 2020.

Hal itu diungkapkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH inisial MH dan SI dimana sejak tahun 2017 hingga Januari 2021 diduga tidak menerima dana bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan.

SI mengatakan, dana bantuan dari Program Keluarga Harapan pada bulan Februari 2021 baru diterima sebanyak satu kali.

“Sebanyak satu kali di bulan Februari 2021 dana bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) baru saya terima,” ungkapnya.

Terpisah ‘MH’ yang juga secara tertulis menyatakan tidak mengetahui bahwa dirinya selaku penerima Program Keluarga Harapan dalam surat pernyataan menyatakan tidak pernah menerima dana PKH hingga Februari 2021.

“Berdasarkan informasi yang beredar bahwa program PKH atas nama saya diduga dialihkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab kepada pihak lain. Saya berharap untuk dikembalikan agar sesuai dengan mekanisme kerja yang telah ditetapkan,” terang warga kampung Carodok Desa Padamulya Kecamatan Àngsana.

Sementara itu, untuk menggali informasi lebih detail mengenai permasalahan tersebut awak media melalui pesan WhatsApp mencoba menghubungi “AR” Pendamping PKH Desa Padamulya agar memberikan hak jawabannya. Namun sangat disayangkan belum adanya jawaban dan responnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPW Perpam Provinsi Banten, Erland Felany Fazry menegaskan bahwa APH harus menindak tegas oknum yang berbuat nakal dan merugikan masyarakat.

“APH harus menindak tegas oknum nakal yang merugikan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, untuk menggali informasi lebih detail mengenai permasalahan tersebut awak media melalui pesan WhatsApp mencoba menghubungi pendamping PKH Desa Padamulya agar memberikan hak jawabannya. Namun sangat disayangkan belum adanya jawaban dan respon hingga berita ini di tayangkan.

Samsuni
Cakratara.com 2021

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Kantongi Bukti, Ormas BBP Minta Evaluasi Agen LPG Nakal

Published

on

Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPC Kabupaten Lebak setelah kantongi bukti kuat untuk mendorong agar Dinas Indag dan Hiswana
Foto ilustrasi tabung gas elpiji 3 kg (Cakratara)

LEBAK, CAKRATARA – Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPC Kabupaten Lebak setelah kantongi bukti kuat untuk mendorong agar Dinas Indag dan Hiswana segera melakukan evaluasi terhadap agen dan pangkalan yang diduga bermasalah.

Disampaikan melalui press rilisnya, Ketua Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPC Lebak, Erot Rohman mengatakan, bahwa pihaknya telah kantongi bukti kuat terkait dugaan kenakalan Agen LPG 3 kg. Oleh karenanya pihaknya mendorong Dinas Indag dan Hiswana Kabupaten Lebak agar mengevaluasi agen dan pangkalan LPG yang diduga bermasalah.

“Kita melihat ada dua hal terkait permasalahan ini, secara objektif pertama adalah masih ditemukan agen dan pangkalan yang menjual di atas HET. Kedua adanya agen yang hanya menjadikan pangkalan sebagai syarat administrasi belaka. Artinya pangkalan tersebut tidak benar benar dimaksimalkan sebagai Pangkalan LPG,” kata Ketua Badak Banten Perjuangan DPC Kabupaten Lebak, Erot Rohman.

Dikatakan Erot, hal ini yang kemudian memicu kelangkaan LPG di masyarakat karena ada perbedaan antara jumlah pasokan yang dikirim oleh agen ke pangkalan jumlahnya lebih sedikit dengan angka secara administrasi pelaporan pertanggungjawaban.

Artinya, ada dugaan pasokan gelap yang mestinya menjadi hak pangkalan tetapi menjadi hilang entah kemana. Bahkan kita menduga kuat ini langsung dibuang kepada pengecer oleh agen yang mana itu jelas tidak diperbolehkan.

“Untuk itu kita meminta kepada Hiswana Migas dan Indag untuk segera melakukan evaluasi, dan menindak tegas oknum mafia gas yang sudah bermain main dengan barang subsidi itu,” tutup Ketua Badak Banten Perjuangan Lebak, Erot Rohman.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Pengurus Daerah Kartini KSJ Kota Tebing Tinggi Resmi Dikukuhkan

Published

on

mengukuhkan Pengurus Daerah Kartini Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Kota Tebing Tinggi sekaligus pemberian santunan anak yatim dan kaum duafa

KOTA TEBING TINGGI, CAKRATARA – Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis,SH,.MH.,bersama Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) Kabupaten Batu Bara dan (KSJ) Tebing Tinggi mengukuhkan Pengurus Daerah Kartini Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Kota Tebing Tinggi sekaligus pemberian santunan kepada para anak yatim dan kaum duafa yang berada di Kota Tebing Tinggi bertempat di Gedung Hj. Sawiyah, Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi pada Senin (21/6/21) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kegiatan ini dihadiri Kapolres Batu Bara AKBP H.Ikhwan Lubis,SH.,MH., Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H.Umar Zunaidi Hasibuan,M.M., Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Basyaruddin Nasution,SH,MH., Wakapolres Batu Bara Kompol Rudy Candra,SH.MM, Ketua KSJ Pusat Syahruddin, Pembina Utama KARTINI KSJ Pusat DR Hj. Heny Ikhwan,S.Pd,M.Pd, Ketua BKMT Tebing Tinggi Hj. Nirwani Nasution, Ketua Wanita Islam Tebing Tinggi DR. Hj. Ayesi, Kasat Binmas Akp M. Syafi’i, Kapolres Tebing Tinggi diwakili oleh Kasat Intel Polres Tebing Tinggi, Ketua MUI Kota Tebing Tinggi Al ustaz Ahyar Nasution, Ketua KSJ Tebing Tinggi Taufik Hidayat, dan Ketua Kartini KSJ Pusat Lisa Abdriani Tanjung.

Dalam kegiatan ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran disertai Doa. Selanjutnya prosesi pengukuhan pengurus daerah kartini KSJ Kota Tebing Tinggi.

Dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan pengukuhan pengurus daerah kartini KSJ Kota Tebing Tinggi. Kemudian pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa.

Kegiatan pengukuhan pengurus daerah KSJ Kota Tebing Tinggi berakhir dengan lancar dan kondusif.

Rudi
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi