Connect with us

TNI-Polri

Aspers Panglima TNI Resmi Buka Rakornis Binjas Permildas

Published

on

JAKARTA, CAKRATARA – Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Pembinaan Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Rakornis Binjas Permildas) TNI TA 2021 yang diikuti oleh 35 peserta bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021).

Dalam amanatnya Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi mengatakan bahwa pandemi Covid-19  masih belum berakhir dan tetap menjadi tantangan sekaligus menjadi peluang bagi TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai. Sejalan dengan itu tema Rakornis Binjas Permildas tahun ini adalah “Mewujudkan Prajurit TNI Yang Profesional Dan Sehat Tetap Produktif Di Masa Pandemi Covid-19”.

“Semoga tema tersebut tidak hanya menjadi slogan semata, akan tetapi betul-betul dapat dipahami dan diaplikasikan dalam pelaksanaannya. Tema tersebut dapat dijadikan tekad dan semangat serta landasan motivasi seluruh pejabat Binjas dan Permildas TNI, untuk lebih meningkatkan kinerjanya sehingga dapat menghasilkan prajurit TNI yang memiliki tingkat kesamaptaan jasmani yang prima, memahami dan mampu menerapkan permildas dalam tugas sehari-hari dengan baik meskipun ditengah pandemi Covid-19,” ucap Aspers Panglima TNI.

Aspers Panglima TNI menyampaikan bahwa berbagai permasalahan dalam bidang Binjas dan Permildas masih sering terjadi di satuan jajaran TNI. Karena itu forum Rakornis ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi efektif atas berbagai permasalahan yang dihadapi guna mendapatkan solusi terbaik dalam penyelesaiannya. “Melalui langkah-langkah terobosan yang inovatif ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap banyak sektor kehidupan kita,” jelasnya.

“Oleh sebab itu, semua pihak terkait harus mau membuka diri untuk menerima saran, masukan dan kritikan. Selanjutnya melakukan instropeksi internal terhadap kinerja yang telah dilakukan selama ini, membangun niat dan tekad yang kuat untuk kerja yang lebih baik dimasa yang akan datang, sehingga pelaksanaan program pembinaan jasmani dan Permildas TA 2021 dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Diakhir amanatnya Aspers Panglima TNI menyampaikan bahwa Binjas dan Permildas memiliki peran penting guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI. “Sehingga penyelenggaraan pembinaan tersebut harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan serta terstandarisasi sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya.

Asep Supena
Cakratara.com 2021

 

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

8 Remaja Tawuran Diamankan Polsek Kembangan

Published

on

Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara

JAKARTA, CAKRATARA – Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan, Jakarta barat pada Senin (4/10).

Tawuran remaja di Kembangan Utara diketahui adanya laporan dari warga jika ada seorang pelajar MF (18) terkena luka bacok.

Kejadian tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat jam pulang sekolah. Polisi menangkap 8 remaja berinisial RS alias A (18), MFR alias O (16), RS alias J (18), RD alias P (19), HA (16), MDA (17), MR (18) dan MJS (19).

“Jadi dapat laporan dia (korban) di puskesmas dalam keadaan terluka parah kebacok. TKP-nya ini di Jalan Kembangan Utara itu pecahnya tawuran. Kondisi korban mengalami luka di kepala, di punggung juga di kaki,” kata Kapolsek Kembangan Kompol H Khoiri dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto mengatakan dari keenam pelaku tersebut memiliki peran masing-masing yang berbeda.

“Pelaku utama RS alias A (18) yang melakukan pembacokan kepada korban. MFR alias O (16) perannya menabrakkan motor kepada korban tepatnya melindas kepala. Kalau dilihat korban ada luka di kepala, itu luka akibat pelaku ini,” ungkap Ferdo.

Pelaku selanjutnya berinisial RS alias J dan RD alias P mereka berdua menyediakan senjata tajam untuk RS dan MFR. Pelaku lainnya berinisial HA dan MDA ketauan memiliki senjata tajam tanpa izin.

“Kedua pelaku MR (18) dan MJS (19) juga ketauan memiliki senjata tak berizin,” jelas Ferdo.

Ferdo mengatakan jika tawuran tersebut bermula dari ajakan di media sosial. Kedua kelompok pelajar tersebut melakukan tawuran dikarenakan adu gengsi satu sama lain.

“Adu gengsi saja. Berawal medsos, saling sahut adu kekuatan. Kemudian momen PTM dimanfaatkan oleh mereka,” ujar Ferdo.

“Ini sangat miris mendengar kabar ini. Ini pembelajaran bagi kita mengingat PPKM level 2 sekolah mulai tatap muka, maka pihak kepolisian khusunya Kembangan berpesan ke orangtua dan sekolah untuk mengawasi para pelajar dan anak didik agar terhindar dari tawuran. Sehingga tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita enam buah sajam berjenis celurit dan enam unit sepeda motor.

Atas perbuatan kedelapan pelaku tersebut, polisi menerapkan pasal yang berbeda-beda. Ini dikarenakan kategori kejahatan yang mereka perbuat tidak sama.

“Pelaku berinisial RS alias A, MFR alias O, RS alias J dan RD alias P dikenakan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan HA, MDA, MR dan MJS dikenakan UU Darurat Pasal 2 dikarenakan memiliki senjata tak berizin dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Dirpamobvit Polda Banten Wakili Kapolda Hadiri Pembukaan SKPP

Published

on

Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP)

SERANG, CAKRATARA – Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Banten di Ballroom Krakatau 6 The Royale Krakatau Jalan KH. Marzuki nomor 26, Kebon Dalem, Kota Cilegon, Senin (25/10/21).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah 1 Provinsi Banten Drs. Septo Kalnadi, Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didi M Sudi beserta jajaran, Para Unsur Forkopimda Provinsi Banten, Ketua KPU Provinsi Banten dan 20 peserta SKPP.

Kapolda Banten IJP Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho melalui Dirpamobvit Polda Banten mengatakan program yang diadakan oleh Bawaslu merupakan program unggulan serta program prioritas Presiden Jokowi.

“Kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) merupakan program yang sangat positif, semoga dengan diadakannya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu,” kata Edy.

“Demi terwujudnya pemilu yang berintegritas, bermartabat dan berkualitas, masyarakat harus dilibatkan, karena kami Polda Banten, Bawaslu, TNI dan instansi terkait tidak dapat bekerja sendiri. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap nantinya masyarakat bisa tahu apa yang harus dilakukan dalam mengawal pesta demokrasi,” imbuh Edy Sumardi.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada instansi terkait yang telah mendukung kegiatan SKPP dan harapan kedepan dengan diadakannya kegiatan SKPP dapat menghasilkan kader-kader yang bisa membawa perubahan baru.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu baik dari Pemerintahan Provinsi Banten, Polda Banten, Korem 064/MY dan instansi lainnya, karena telah mendukung kami Bawaslu dalam program SKPP,” ucapnya.

“Harapan kami kedepannya dengan diadakannya kegiatan SKPP hari ini dapat meningkatkan partisipatif pengawas pemilu dan melahirkan kader-kader baru yang bisa membawa informasi dan juga perubahan khususnya dalam pengawasan pemilu,” tutup Didih M Sudi.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications